Anda mungkin pernah melihat orang Amerikatrukdengan cerobong asap vertikal yang menjulang tinggi dan dianggap terlihat bertenaga—bahkan mungkin lebih “canggih”. Sangat mudah untuk berasumsi bahwa pipa knalpot yang menghadap ke atas pasti memiliki desain yang lebih baik.
Namun kenyataannya, pipa knalpot yang menghadap ke bawah adalah standar global, dan desain yang menghadap ke atas sebenarnya cukup langka dan tidak terlalu praktis.
Lihatlah ke seluruh dunia—Eropa, Jepang, Tiongkok, dan sebagian besar wilayah lainnya semuanya menggunakan sistem pembuangan yang mengarah ke bawah. AS menonjol, dan alasannya berkaitan dengan struktur truk, bukan teknologi.
Di jalanan Amerika, truk klasik adalah tipe hidung panjang (konvensional). Kelihatannya bagus, tetapi memiliki kelemahan utama:
Efisiensi ruang yang buruk.
Sasis truk perlu membawa banyak barangperalatan besar:
l tangki bahan bakar besar
l reservoir udara
l kotak baterai
aku knalpot
l ditambah hal-hal seperti tangki gas alam atau sistem semprotan air
Kabin berhidung panjang sudah menempati sebagian besar ruang rangka. Hal ini menyisakan sedikit ruang untuk komponen-komponen ini.
Sistem pembuangan sangat menuntut: untuk menjaga kebisingan dan suhu tetap rendah, diperlukan pipa panjang dan knalpot besar. Dengan terbatasnya ruang di bawah truk, para insinyur tidak punya pilihan selain memasang sistem pembuangan ke atas, di belakang kabin. Knalpotnya keluar begitu saja ke arah langit. Keterbatasan ruang inilah yang menjadi alasan sebenarnya mengapa truk-truk di Amerika sering kali memiliki tumpukan gas buang yang mengarah ke atas.
Desain ke atas terlihat mengesankan, namun memiliki beberapa kelemahan:
l Knalpot dan knalpot terletak dekat dengan kabin, sehingga kebisingan, panas, dan getaran lebih mudah menjangkau pengemudi.
l Knalpot yang bertiup ke atas mengganggu aerodinamis dan meningkatkan hambatan.
l Jelaga dapat mencemari muatan di belakang kabin.
l Air hujan dapat masuk ke dalam pipa.
l Jelaga dan partikulat tidak mudah rontok, sehingga lebih mungkin terjadi penyumbatan. Singkatnya, desain yang mengarah ke atas tidak dipilih karena kinerjanya—tetapi dipilih karena tidak ada tempat lain untuk menaruhnya.
Sebagian besar wilayah menggunakan truk cab-over, yang kabinnya terletak tepat di atas mesin. Tata letak ini menggunakan ruang jauh lebih efisien. Area di belakang kabin terbuka dan luas, sehingga memudahkan pemasangan peralatan di bawah truk.
Hal ini membuat jalur pembuangan ke bawah menjadi pilihan yang wajar.
Manfaatnya meliputi:
l jalur pembuangan lebih pendek, lebih sedikit pembatasan
l pembuangan partikulat lebih mudah
l perawatan yang lebih sederhana
l tidak ada kontaminasi kargo
l kebisingan dan panas dijauhkan dari pengemudi Selain sesekali menimbulkan debu, knalpot ke bawah lebih unggul dalam hampir segala hal.
Ini bukan tentang preferensi teknik—ini tentang peraturan dan kondisi jalan.
Di A.S., batasan panjang truk hanya berlaku untuk trailer, bukan traktor.
Jadi kabin yang panjang tidak mengurangi kapasitas muatan sama sekali. Tidak ada penalti untuk menggunakan truk hidung panjang.
Namun di Tiongkok, Eropa, Jepang, dan banyak wilayah lainnya, seluruh kendaraan dihitung.
Menggunakan desain hidung panjang akan memperpendek kotak kargo, mengurangi efisiensi—sehingga tentu saja ini tidak populer.
Kondisi jalan juga penting:
Napilit mo na ba ang accelerator at nadama na tumugon ang iyong rig na may nakakabigo na lag? Ang hindi mapakali na kakulangan ng kapangyarihan ay hindi lamang isang pagkabagot - ito ay isang tanda ng iyong
l Banyak negara lain yang mempunyai jalan sempit dan tikungan sempit, sehingga truk yang lebih pendek menjadi sebuah kebutuhan.
Jadi perbedaannya terletak pada peraturan dan geografi, bukan teknologi.
Kelebihan:
l aerodinamis yang lebih baik di jalan raya
l keamanan tabrakan yang lebih tinggi
Aku nyaman untuk berkendara jarak jauh
Kekurangan:
l efisiensi ruang yang buruk
Aku tidak bagus untuk tikungan tajam
لماذا يفقد محرك شاحنتك القوة والتسارع؟
Truk yang membawa taksi
Kelebihan:
l pemanfaatan ruang yang sangat baik
Aku sangat bermanuver
l sasis serbaguna (mudah diubah menjadi dump truck, flatbed, dll.)
Kekurangan:
Secara tradisional, saya kurang aman—walaupun desain modern sudah banyak mengalami kemajuan
Selama beberapa dekade terakhir, tren global telah bergerak menuju desain hemat ruang. Bahkan di AS, truk dengan kabin menjadi lebih umum lagi, dan ketika muncul, sistem pembuangannya mengarah ke bawah sama seperti di tempat lain.